h1

6. Rahasia Berwudhu

January 22, 2010

Penyakit lebih banyak disebabkan oleh kekacauan bio-listrik sehingga mengganggu aktivitas organ tubuh manusia. Kekacauan bio-listrik tersebut karena problem di urat saraf. Urat saraf, terutama berupa cable power dan cable sensoric, tidak terlihat dan rumit sekali, tapi bukan berarti tidak dapat disederhanakan. Di sinilah rahasia berwudhu mulai terungkap. Dari hasil pengamatan, ternyata, di telapak tangan luar kita yang mengarah ke setiap ujung jari, terdapat ujung saraf yang keras seperti kawat baja, halus sebesar rambut yang berfungsi untuk membuang kelebihan listrik negatif dari setiap organ tubuh kita. Kalau ujung saraf ini tersalut oleh pengapuran, dia akan menyebabkan endapan listrik yang makin lama makin tinggi, yang mengacaukan sensorik dan motorik bahkan menyebabkan sel otak mendidih atau CPU-nya terbakar karena kabel listriknya konslet. Makanya, berwudhu yang benar jangan hanya dibalur air, tapi alangkah baiknya sembari dipijat di ujung-ujung saraf. Tandanya sebenarnya gampang, coba perhatikan di pangkal jari, biasanya bagi laki-laki, dimana ada tumpukan bulu, di situ terdapat ujung saraf. Tombol pembuangan panas tubuh yang mengendap sebenarnya terdapat di sela saraf motorik di antara kelingking dengan jari manis, antara jari manis dan jari tengah, kemudian mengarah ke pangkal telunjuk. Kalau tombol ini aktif, pada saat empat jari dilipat kecuali jari telunjuk sebagaimana tahiyat akhir aliran listrik yang sangat tinggi panasnya (sinar infra merah) akan memancar dari titik api di ujung telunjuk kita. Kebanyakan tombol ini tidak jalan karena pengapuran dan mungkin selama ini rahasianya memang belum terkuak. Kenapa? Karena kita tidak mau berpikir dan menganggap remeh prihal berwudhu. Padahal, berwudhu sangat canggih walau kelihatannya sederhana. Dari hasil pengamatan, ternyata orang tua yang lalai dalam wudhunya dan waktu sujud engkel tangannya tidak ditekuk maksimal sehingga terjadi pengapuran di engkel tangan dan telapak tangan luar, pengapuran tersebut menurun ke anak-anaknya yang mengakibatkan generasi berikutnya tambah berkurang daya tahan tubuhnya (banyak yang konslet di ujung-ujung sarafnya) sehingga banyak saraf di pangkal leher yang membengkak yang dapat menyebabkan sakit asma, bronchitis, gampang flu/pilek/batuk. Sebenarnya, Allah telah menyederhana-kan cara perawatan/pengobata n, dan dapat dilakukan oleh semua orang asal betul, khusuk wudhu dan shalatnya.

Manusia, sebenarnya, bisa hidup dengan air dan udara disertai karbohidrat dan glukosa jika sistem saraf di tubuhnya sempurna, bersih, atau fitri.

Untuk menjaga sistem saraf atau bio-listrik di tubuh kita, cara yang terbaik yaitu: Shalat, Syaum, Sabar, Sedekah, Silaturahmi yang dilakukan dengan Ikhlas.

Gerakan Shalat dapat melenturkan urat saraf, mengembali-kan posisi saraf, mengaktifkan sistem keringat, mengaktifkan sistem pemanas tubuh, membuka intu oksig ke otak, mengeluar-kan listrik negatif dari tubuh kita lewat tombol getar, membiasa-kan pembuluh darah halus di otak mendapatkan tekanan tinggi, membuka pembuluh darah dibagian dalam tubuh (arteri jantung).

Bacaan Shalat berfungsi memasukkan program ke otak, dimengerti dan diaplikasikan setelah melakukan shalat.

Manfaat Wudhu

Oleh : M Mahbubi Ali

”Sungguh ummat-Ku akan diseru pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya karena bekas wudhunya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Selain memiliki banyak keutamaan, wudhu ternyata sangat bermanfaat terhadap kesehatan. Dr Ahmad Syauqy Ibrahim, peneliti bidang penderita penyakit dalam dan penyakit jantung di London mengatakan, ”Para Pakar sampai pada kesimpulan mencelupkan anggota tubuh ke dalam air akan mengembalikan tubuh yang lemah menjadi kuat, mengurangi kekejangan pada syaraf dan otot, menormalkan detak jantung, kecemasan, dan insomnia (susah tidur).”

Dalam buku Al-I’jaaz Al-Ilmiy fii Al-Islam wa Al-Sunnah Al-Nabawiyah dijelaskan, ilmu kontemporer menetapkan setelah melalui eksperimen panjang, ternyata orang yang selalu berwudhu mayoritas hidung mereka lebih bersih, tidak terdapat berbagai mikroba.

Rongga hidung bisa mengantarkan berbagai penyakit. Dari hidung, kuman masuk ke tenggorokan dan terjadilah berbagai radang dan penyakit. Apalagi jika sampai masuk ke dalam aliran darah. Barangkali inilah hikmah dianjurkannya istinsyaaq (memasukkan air ke dalam hidung) sebanyak tiga kali kemudian menyemburkannya setiap kali wudhu.

Ada pun berkumur-kumur dimaksudkan untuk menjaga kebersihan mulut dan kerongkongan dari peradangan dan pembusukan pada gusi. Berkumur menjaga gigi dari sisa-sisa makanan yang menempel. Sementara membasuh wajah dan kedua tangan sampai siku, serta kedua kaki memberi manfaat menghilangkan debu-debu dan berbagai bakteri. Apalagi dengan membersihkan badan dari keringat dan kotoran lainnya yang keluar melalui kulit. Dan juga, sudah terbukti secara ilmiah penyakit tidak akan menyerang kulit manusia kecuali apabila kadar kebersihan kulitnya rendah.

Dari segi rohani, wudhu menggugurkan ‘daki-daki’ yang menutupi pahala. Bersama air wudhu, dosa-dosa kita dibersihkan, sebagaimana diriwayatkan Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, ”Apabila seorang hamba muslim atau mukmin berwudhu, tatkala ia membasuh wajahnya keluarlah dari wajahnya seluruh dosa yang dilakukan matanya bersamaan dengan air itu atau dengan tetesan terakhirnya.

Apabila dia membasuh dua tangannya maka akan keluar seluruh dosa yang dilakukan tangannya bersamaan dengan air itu atau tetesan air yang terakhir. Apabila dia membasuh dua kakinya maka keluarlah seluruh dosa yang telah dilangkahkan oleh kakinya bersama air atau tetesannya yang terakhir sehingga dia selesai wudhu dalam keadaan bersih dari dosa-dosa.” (HR Muslim) Maka, berbahagialah orang-orang yang selalu menjaga wudhunya dan menjaga hatinya tetap suci.

(Sumber: Republika)

Rahasia di balik Ritual Wudhu

“Sempurnakanlah dalam berwudhu dan gosoklah sela-sela jari kalian…” hal ini diterangkan dalam hadist riwayat Imam yang empat (Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’I, Imam Ahmad Hambal).

Menurut pandangan medis hal ini sangatlah rasional. Karena pada bagian tersebut terdapat banyak serabut saraf, arteri, vena, dan pembuluh limfe. Menggosok pada sela-sela jari sudah semestinya memperlancar aliran darah perifer (terminal) yang menjamin pasokan makanan dan oksigen.

Titik lain yang terkena basuhan air adalah siku. Selain menyentuh aspek hygiene, pada siku bagian bawah terdapat titik-titik penting dalam akupuntur. Termasuk juga ujung tungkai (lutut ke bawah) memiliki titik akupuntur yang penting.

Pada bagian telingga pun memiliki titik akupuntur. Menurut cabang spesifikasi kedokteran di China, bagian telinga bisa direpresentasikan sebagai tubuh manusia. Bentuk telinga ini serupa dengan bentuk tubuh saat meringkuk dalam rahim ibu. Kepalanya adalah bagian yang sering dipasang anting. Dalam lubang adalah rongga tubuh tempat tersimpannya organ-organ dalam. Melakukan stimulasi seperti wudhu akan berpengaruh baik terhadap fungsi organ dalam. Adapun lingkaran luar menggambarkan punggung. Pemijatannya juga seolah melakukan stimulasi daerah punggung dan ruas-ruas tulang belakang.

Lalu adakah rahasia matematis antara hubungan ritual wudhu dengan susunan tulang dan sendi? Menurut dr Sagiran jumlah ruas tulang manusia ada 354 yang sama dengan

jumlah hari dalam satu tahun hijriah. Hitungan jumlah ini didapat dari rumus, yakni anggota wudhu di kaki, di tangan, dan di muka yang dibasuh pada saat wudhu dikalikan dengan kali pembasuhan. Kalau tangan dan kaki di basuh tiga kali, kepala diusap hanya sekali. Maka ritual berwudhu seperti halnya sama saja dengan membasuh seluruh tubuh. Selain sebagai ritual bersuci, berwudhu juga mengandung unsur perawat kesehatan tubuh.

WUDHU ITU MENYEHATKAN

Barang siapa mengingat ALLAH *(dzikrullah)ketika wudhu, niscaya disucikan oleh ALLAH tubuhnya secara keseluruhan.Dan barang siapa tiada mengingat ALLAH niscaya tiada disucikan oleh ALLAH dari tubuhnya selain yang kena air saja.

(HR.DARUQUTHNI).

Citra air amat lekat dengan kesejukan,ketenangan,kedamaian.Selain mampu membersihkan kotoran yang menyelimuti tubuh,ternyata banyak sekali mepunyai khasiat.Diantaranya, air yang menyentuh tubuh akan menghasilkan efek rileks dan nyaman sehingga orang dapat fokus dan tenang dalam beraktifitas.

Maha Suci ALLAH,demikianlah dengan berbagai manfaatnya Islsm mensyariatkan penggunaan air wudhu sebagai awal ibadahnya.Wudhu menjadi sebuah media penyiapan hamba untuk bertemu dengan ALLAH SWT.Lalu mengapa harus air wudhu? kuncinya adalah , titik akupuntur yang tersentuh oleh air , terapi Air, para ahli kesehatan menyebutnya.Bila kita mau merenung kembali , coba perhatikan pada bagian mana saja Rasul Saw mengajarkan wudhu? Jawabnya, ternyata seluruh bagian badan yang di basuh ketika berwudhu adalah anggota badan yang sangat rentan di datangi kuman.Dengan terkena airnya bagian- bagian tersebut akan membuat efek pengenduran saraf-saraf , hasilnya jelas terasa kan segarnya.

Nah agar wudhu kita bedampak kesehatan dan berpahala, marilah kita aikuti petunjuk Rasul Saw dalam berwudhu:

1.Ucapkanlah niat dan doa

agar selain menyehatkan juga mendapat berkah dan

menjadikannya sebuah ibadah

.

2.Lakukan wudhu dengan tertib,diawali dengan berkumur dn di akhiri dengan

membasuh kaki sampai mata kaki

.

3. Gunakanlah air suci juga mensucikan

4.Memenuhi sunnah wudhu, dianataranya:

a.membaca basmalah ketika akan memulai wudhu, sesuai hadist nabi,

“Semua perkara baik yang tidak diawali dengan membaca bismillah

maka perkara itu putus (tidak sempurna kebaikannya)”.

Nabi juga bersabda,

“Siapa yang wudhu dengan membaca bismillah suci anggota

badannya, siapa yang tidak membaca bismillah , maka ia hanya

suci angota wudhunya saja.”(HR.Daruquthni).

b.Membasuh tangan terlebih dahulu,

sebab kemungkinan ada najis atau kotoran .

Saat membasuh tangan,rasakanlah aliran air yang lembut menyentuh

syaraf-syaraf tangan.Air yang mengalir lembut dengan suhu dingin

memberikan rasa segar dan menenangkan pikiran,apalagi sat penat

dan suhu badan meninggi.

c.Berkumur tiga kaliuntuk mebersihkan mulut dan gigi.

Mulut adalah salah satu organ tubuh yang paling penting untuk

dibersihkan.Ditempat inilah segala makanan dikunyah .

Jadi jika tidak sering di bersihkan sisa-sisa makanan yang tertinggal

akan merangsang pertumbuhan kuman-kuman yang merusak

kesehatan mulut kita.

(sumber md IQRO.hkg).

Wudlu dan Kesehatan

Begitu air dingin membasuh anggota wudlu, maka secara otomatis pembuluh darah bereaksi untuk bekerja lebih cepat dan gesit mengalirkan darah ke seluruh tubuh sebagai reaksi alami menormalisasi suhu tubuh, akibat bertemunya suhu panas dalam tubuh dengan dinginnya guyuran air wudlu. Saat itu juga darah mengalir ke daerah seputar wajah, kedua tangan dan tepak kaki dengan sangat lancar.

Ketika aliran darah mengalir ke seluruh tubuh, termasuk pada bagian kulit, maka kelenjar peluh langsung bekerja menyedot darah-darah kotor dan membuangnya keluar tubuh melalui bulu-bulu halus yang tumbuh di sekitar kulit. Begitu darah kotor itu keluar, walau tidak kasat mata, maka langsung disapu air wudlu –inilah mungkin rahasianya kenapa kita disunahkan membasuh tiga kali pada setiap anggota wudlu. Dampaknya kulit sekitar wajah dan lainnya nampak cantik dan putih berseri sehingga penuaan dini bisa terhindarkan.

Biasanya, proses penyaringan dan pembuangan darah-darah kotor dilakukan oleh ginjal, kemudian dibuang bersamaan dengan air seni. Namun ketika seseorang melakukan wudlu, darah-darah kotor itu tertarik dan terkonsentrasi pada sekitar anggota-anggota wudlu yang sudah dibasuh dan kemudian disapu bersih oleh air wudlu berikutnya –basuhan kedua dan ketiga. Artinya, berwudlu ternyata mengurangi sedikit beban berat kerja ginjal dan dampaknya bisa meminimalisir kemungkinan terkena risiko sakit ginjal.

Salah tugas jantung yang paling berat adalah memompa darah supaya mengalir menuju wajah, telapak tangan, dan kaki. Kenapa? Karena posisi ketiga anggota tubuh tersebut jauh dari posisi jantung –yang berada di rongga dada. Begitu tersentuh air wudlu yang dingin, maka jantung langsung bereaksi dan kemudian memompa darah dengan kuat menuju tiga anggota badan yang berjauhan itu. Dengan demikian wudlu tak hanya semata kewajiban agama, tapi juga membantu meringankan beban berat kerja jantung. Akhirnya risiko terkena serangan jantung pun relatif bisa terhindarkan.

Wudlu dengan air dingin, juga membantu merangsang dan mengefektifkan sistem kerja syaraf. Rangsangan tadi, akan berdampak positif pada kinerja syaraf pusat yang berada di otak. Tak heran makanya kalau setelah wudlu kita selalu merasakan suasana segar, yang tak dirasakan sebelum wudlu. Dengan demikian faedah lain dari wudlu adalah sanggup mengurangi ketegangan jiwa, stress, mengurangi rasa sedih, rasa khawatir dan rasa marah. Faedah inilah mungkin yang menjelaskan kenapa Rasulullah Saw, selalu menganjurkan kita untuk segera berwudlu ketika kita sedang emosi, terutama lagi pada hakim yang sedang dalam proses mengadili sebuah perkara.

3 comments

  1. Terima kasih banyak atas informasi ini. sangat bermanfaat dan ilmiah

    Wassalam ww


    • sama-sama hehehe dan salam kenal jangan bosen mampir di blogku hehhehe n makasih hehehe waalakimsalam ww


  2. Assalamualaikum, uriannya ilmiah, mudah dimengerti. Dakwah semacam inilah yang dibutuhkan masyarakat kita yang sudah semakin kritis…. bagus sekali. Saya Izin utk bahan rujukan. Terima kasih….



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • islamic calender

  • Recent Posts

  • Tulisan Teratas

  • arsip

  • Meta

  • install libreoffice komputer libreoffice office backtrack 5 pengetahuan uncatagorized uneg-uneg
  • RSS chip home

  • %d bloggers like this: